Berita Pasokan Darah di PMI Boyolali Aman Selama Ramadhan



Posted on: 06 May 2019 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Memasuki bulan Ramadhan, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Boyolali telah mempersiapkan  diri terkait dengan persediaan darah. Persediaan darah di PMI Boyolali terbilang aman, karena PMI Boyoalli sudah menyetok ketersediaan darah dalam jumlah besar sebelum puasa.

Data yang diperoleh di PMI Cabang Boyolali, hingga Senin (6/5) pukul 09.00 WIB, ketersediaan darah di Unit Donor Darah (UDD) mencapai 685 kantong atau kolf. Dari jumlah tersebut stok golongan darah O sebanyak 291 kolf. Sedangkan untuk golongan darah A ada sebanyak 157 kolf. Kemudian golongan darah B sebanyak 196 kolf.

Golongan darah AB yang memiliki persediaan paling sedikit seperti biasa sejumlah  41 kolf yang dimiliki PMI Boyolali. Meski demikian, persediaan darah AB ini tak menghawatirkan, karena pengguna darah golongan AB ini juga kecil.

Petugas Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2DS) PMI Boyolali, Wahyu Budi Setyawan mengungkapkan persediaan darah di PMI ini tergolong aman untuk mencukupi kebutuhan pasien selama puasa Ramadhan. Karena memang PMI jauh-jauh hari mempersiapkan menyetok darah dengan jumlah yang banyak, dengan alasan tidak memungkinkan untuk mengambil darah dari warga yang tengah berpuasa.

“Kami juga sudah koordinasi dengan gereja-gereja. Jadi meski puasa kegitan Donor darah masih berlangsung. Dan juga kami akan mengadakan donor darah saat Tarling (Tarawih keliling-red),” ungkap Wahyu.

Perolehan darah tersebut berasal dari kelompok sukarela, seperti Karangtaruna, Sekolah, Organisasi Masyarakat (Ormas), tempat ibadah dan Pabrik-pabrik.

“Jumlah darah selalu melimpah. Tak salah jika beberapa daerah mengambil darah dari sini (PMI Boyolali-red),” kata Wahyu.

Melimpahnya stok darah di PMI Boyolali karena kesadaran masyarakat yang tinggi. Selain itu, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan masyarakat berdasarkan golongan darahnya.

“Misalnya, kami butuh darah AB, kami sudah ada nama-namanya. Jadi setiap saat bisa kami panggil. Jadi kami tidak khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan darah masyarakat,” pungkas Wahyu. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Berita

Pengumuman

Link SKPD