Berita Bupati Seno Beri Kuliah Umum di Unwidha Klaten



Posted on: 10 Sep 2018 Oleh Web Admin

KLATEN – Pengalaman dalam memimpin Boyolali menjadikan Bupati Boyolali, Seno Samodro sering diundang untuk mengisi kuliah di berbagai kampus atau institusi pendidikan di Tanah Air. Untuk kali ini Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten mengundang Bupati Seno Samodro untuk membagi pengalamannya. Berbagi pengamalan sekaligus pemberian motivasi ini dilaksanakan dalam kegiatan kuliah umum mahasiswa baru Unwidha Tahun Akademik 2018/2019 digelar di auditorium kampus setempat pada Senin (10/9). Berbicara di hadapan sekitar 700 mahasiswa, Bupati Seno menjadi narasumber tunggal dalam kuliah dengan mengangkat tema peran mahasiswa dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 ini.

Rektor Unwidha, Triyono menyampaikan agenda kuliah umum ini selalu digelar saat mengawali tahun akademik baru. Dengan mahasiswa yang sebagian besar berusia 18 hingga 20 tahun ini menjadi langkah penting bagi pihak kampus untuk memberikan ilmu. Hal tersebut mengingat para mahasiswa tersebut merupakan calon pemimpin di masa mendatang.

“Kita baru saja memperingati HUT RI ke-73, berarti 27 tahun lagi memperingati HUT RI yang ke-100. Dari sekitar 760 mahasiswa baru yang diterima tahun ini berusia di 18 atau 19 tahun. Jika tambah 27 sekitar 45 atau 46 tahun mereka adalah calon pemimpin bangsa kita ini ketika Indonesia memperingati HUT RI ke -100,” terang Triyono.

Acara ini menurut Rektor Triyono dengan mengundang Bupati Seno agar berbagi memotivasi, memberi motivasi dorongan semangat mahasiswa baru ini untuk semangat dalam belajar.

Sementara Bupati Seno menyampaikan beberapa hal di era kemajuan dalam arus globalisasi ini. Meski dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih di era digital saat ini mahasiswa diminta untuk tetap memiliki cita-cita yang diharapkan. Cita-cita atau mimpi itu harus bisa diwujudkan dan diraih dengan berusaha meski harus melewati beberapa kegagalan mengingat generasi saat ini memiliki tantanagan yang lebih berat di era milenial.

“Bermimpilah kamu. Setelah lulus dari sini berani berpikir berbeda, jangan pernah ragu dalam menggaet cita-cita yang harus digapai, harus berusaha. Cita-cita tidak datang sendiri, kuncine sinau sing sregep,” tegas Bupati Seno.

Diselani guyonan segar, Bupati Seno juga berpesan bagi para mahasiswa mampu melihat peluang yang ada di sekitar. Semangat percaya diri dan tidak mudah putus asa harus ditunjukkan dalam melangkah untuk menggapai cita-cita tersebut.

“Jangan menyepelekan ide sederhana di sekitarmu. Ekploitasi yang ada di sekitarmu, karena itu emas. Hanya kalian belum pede [percaya diri]. Anda itu hebat, harus mau melakukan sesuatu yang berbeda dibanding para pendahulu. Jangan mudah patah arang atau putus asa. Kenyataan itu panas, pahit, manis harus dihadapi. Kita tidak pernah melihat hasil, tapi dengan berusaha itulah hakekat manusia,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan beberapa langkah yang dilakukan Pemkab Boyolali dalam masa kepemimpinannya. Berbagai program Boyolali Pro Investasi yang menjadi slogan Boyolali saat ini, konsep smart city serta kemudahan perijinan yang diterapkan Pemkab Boyolali. Hal lain juga disinggung mengenai kepedulian di bidang pertanian dan pembangunan infrastruktur yang secara bertahap dilakukan dan sistem non cash transaction (NCT) dan paperless (tanpa kertas) dalam banyak kegiatan.

Satu hal yang dipesankan Bupati Seno, bahwa dalam meraih kesuksesan untuk tidak melupakan jasa orang tua.

“Jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Tidak boleh lupa dengan ayah ibumu untuk mendukung kamu sukses. Ketika kamu sukses pasti ada kegagalan yang lain. Lha kegagalan itu yang yang akan memacu dirmu memberikan terbaik,” tandasnya. (mjk/dst)

Berita

Pengumuman

Link SKPD