Berita Warga Boyolali Berharap Tanggal 27 Juni Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional



Posted on: 23 Jun 2018 Oleh Web Admin

BOYOLALI- Warga Boyolali berharap tanggal 27 Juni 2018 yang merupakan hari H Pilkada 2018 ditetapkan sebagai hari libur nasional. Harapan tersebut berdasarkan pengalaman momen pemilu sebelumnya yaitu Pilpres 2014 lalu.

Menurut Agus Dalyanto, salah satu warga Kecamatan Sawit, Boyolali, Pilkada merupakan momen menyampaikan aspirasi warga yang seharusnya tidak boleh dilewatkan. Namun bagi sebagian warga bisa saja menjadikan mekanisme ijin di tempat kerja menjadi alasan untuk tidak memilih.

"Makanya kalau libur nasional kan perusahaan juga kan lebih pas menerapkan peraturan. Terutama bagi buruh pabrik seperti saya," ujar karyawan pabrik tersebut, Jumat (22/6/2018).

Hal senada disampaikan Purwanti, salah satu warga Kecamatan Banyudono. Baginya, menetapkan tanggal 27 Juni 2018 sebagai hari libur nasional lebih melegakan daripada harus memikirkan jam kerja saat Pilkada berlangsung.

"Pengaruhnya ya ke jam kerja. Kalau karyawan perusahaan ya harapannya libur saja lebih enak. Jadi tidak harus kembali kerja setelah selesia mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)," tukasnya.

Seperti diketahui, KPU bakal menghelat pemungutan suara Pilkada serentak 2018 pada 27 Juni mendatang. Terdapat 171 daerah yang menyelenggarakan Pilkada, antara lain di 17 provinsi, 39 kota, serta 115 kabupaten, termasuk di Jawa Tengah.

Sebelum memasuki hari pemungutan suara, KPU akan memberlakukan masa tenang pada 24 Juni. Dengan demikian, ada tiga hari masa tenang hingga pemungutan suara yang tidak boleh digunakan untuk berkampanye oleh peserta pilkada. (awa)

Berita

Pengumuman

Link SKPD