Berita Nguri-uri Budaya, Pementasan Wayang Kulit Semalam Suntuk Warnai Peresmian Jembatan Desa Tlawong



Posted on: 19 Mar 2018 Oleh Web Admin

BOYOLALI- Pementasan wayang kulit semalam suntuk mewarnai peresmian jembatan Desa Tlawong, Kecamatan Sawit, Sabtu (17/03/2018), di lokasi pembangunan jembatan. Pertunjukan seni tradisional wayang kulit dengan dalan Ki Gatot Purnomo tersebut mementaskan lakon "Gatot Winisudho".

Kepala Desa Tlawong, Joko Tri Wijiyanto mengungkapkan, pemililah konsep pertunjukan wayang kulit yang digelar dalam rangka peresmian jembatan penghubung antar dua kecamatan tersebut sekaligus untuk nguri-uri budaya bangsa.

"Alhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar dalam peresmian jembatan penghubung Desa Doplang, Kecamatan Teras dengan Desa Tlawong, Kecamatan Sawit. Pertunjukan wayang kulit sengaja dipilih sekaligus untuk nguri-uru kebudayaan. Selain itu lakon wayang kulit banyak memberikan pitutur-pitutur atau pesan kebaikan. Lakon " Gatotkaca Winisudho" sendiri bercerita seputar diwisudanya Gatotkaca sebagai seorang senopati," ujarnya.

Sementara itu, hadir dalam peresmian jembatan, Camat Sawit, Dwi Sundarto bersamaKetua DPRD Boyolali, S Paryanto. Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Bupati.Boyolali, M Said Hidayat.

"Semoga yang sudah dibangun bisa dijaga, dimanfaatkan dan mampu meningkatkan perekonomian di Tlawong dan desa sekitar,” papar Said dalam sambutan.

Salah satu warga Desa Tlawong, Effendi berharap dengan adanya jembatan penghubung tersebut mampu memperlancar jalur transportasi antar kecamatan, "Dengan adanya jembatan maka jalur antar kecamatan semakin dekat dan lancar," tukasnya. (awa)

Berita

Pengumuman

Link SKPD